Friday, August 10, 2007

Enam Pintu yang Menutup Taufiq Allah SWT

1.Sibuk dengan nikmat dan lupa bersyukur kepada Allah SWT.

2.Kecintaan terhadap ilmu tidak dibarengi dengan semangat mengamalkannya.

3 Cepat berbuat maksiat lambat bertaubat.

4.Bergaul dengan orang-orang shaleh namun enggan meneladani.

5.Dunia meninggalkannya tapi justru ia mengejarnya.

6.Akhirat mendatanginya tapi ia berpalin darinya


Dari: Buletin Ar-Rahmah edisi 525


Thursday, August 09, 2007

Tahun 2007 Cuaca Terburuk


Berhati-hatilah jika anda termasuk akan melakukan perjalanan jauh.Bukan menakut-nakuti, tapi begitulah kenyataannya bahwa akhir-akhir ini cuaca sangat tidak bersahabat diakibatkan oleh adanya pemanasan global.
Hasil Riset
Bumi bukan lagi tempat yang nyaman bagi umat manusia.Kalimat itu bukan lagi slogan kampanye lingkungan hidup, melainkan kesimpulan dari World Meteorological Organization (WMO), badan PBB yang memantau cuaca, atas riset pantauan iklim dan cuaca pada paro pertama 2007
Dalam riset oleh ahli cuaca dari 188 negara anggotanya, WMO menyatakan temperature permukaan bumi pada Januari sampai April tercatat paling tinggi.Kenaikan temperature permukaan bumi naik dari 1 derajat Celcius dari rata-rata suhu bumi pada bulan tersebut sejak observasi cuaca global yang dilakukan pada tahun 1880.
Sebagian ilmuwan yakin bahwa cuaca ekstrem semakin sering muncul karena peningkatan emisi gas beracun kabondioksida.Dampak pemanasan tersebut adalah banyaknya bencana-bencana alam, seperti banjir bandang di India, Bangladesh, dan Nepal, musim hujan paling lama dan paling lebat sejak tahun 1766 yang terjadi di Inggris, banjir di negara Afrika , dan juga gelombang-gelombang pasang yang terjadi di perairan Indonesia.

Sejarah iklim Bumi
Tentu muncul pertanyaan, apakah emisi gas rumah kaca ke atmosfir itu hanya berdampak buruk? Dan apakah iklim Bumi selamanya tetap nyaman seperti beberapa abad terakhir ini? Keberadaan gas rumah kaca khususnya karbondikosida di atmosfir ternyata juga amat bermanfaat bagi iklim Bumi. Jika atmosfir Bumi tidak mengandung gas rumah kaca, suhu rata-rata di permukaan Bumi hanya akan mencapai minus 15 derajat Celsius. Artinya kita berada di zaman es. Volume karbondioksida di atmosfir bersama pancaran sinar matahari, adalah sebuah sistem yang rumit, yang menentukan situasi iklim di Bumi. Sejak beberapa juta tahun lalu, Bumi mengalami siklus zaman es atau disebut periode glasial dan zaman yang lebih hangat atau periode interglasial secara konstan. Para pakar iklim membuat rumusan sederhana, menyangkut kandungan gas rumah kaca dan pergantian zaman es dan zaman hangat ini. Di zaman yang lebih hangat, kandungan karbon dikosida di atmosfir volumenya satu setengah kali lebih banyak dibanding pada zaman es. Jadi jika dilihat dari sejarah iklim bumi dalam kurun waktu beberapa juta tahun terakhir, zaman ini seharunya kita sudah memasuki zaman es berikutnya. Namun kenyataannya adalah kebalikannya. Suhu rata-rata di Bumi pada dua abad terakhir ini terus meningkat. Penyebabnya, dalam 150 tahun terakhir ini, negara-negara industri maju memproduksi karbondioksida dalam jumlah amat besar, yang kemudian sampai ke atmosfir Bumi. Akibatnya, zaman es berikutnya sesuai fluktuasi iklim bumi, kemungkinan besar tidak akan datang. Padahal, dalam kurun waktu 2,7 juta tahun ini, fluktuasi antara zaman es dan zaman yang lebih hangat, amat stabil. Pengamatan iklim purba, atau Paleoklima di zaman gelologi Kuarter dari era Pleistosen hingga era saat ini Holozen, menunjukan bahwa dalam dua juta tahun terakhir ini, terjadi 16 siklus glasial dan interglasial. Zaman es biasanya berlangsung antara 50 ribu hingga 100 ribu tahun dan zaman yang lebih hangat antara 10 ribu hingga 20 ribu tahun.Menanggapi fenomena baru yang saat ini terjadi, peneliti iklim dan geolog terkemuka Jerman dari pusat penelitian kebumian di Potsdam, Gerald Haug menjelaskan : “Apa yang kita lakukan sekarang adalah sebuah rekayasa pada sistem ini. Kita akan mencapai sebuah nilai ambang batas, yang untuk pertama kalinya tidak dapat dibalik lagi. Jadi kita membuat produk artifisial dalam tatanan yang sama sekali berbeda, yang tidak lagi berkaitan dengan siklus alami. Dan kita membawa sistem iklim ini ke posisi sistem yang amat berbeda.“Dampaknya, kemungkinan zona iklim dan arus samudra juga mengalami pergeseran. Rincian pengaruhnya pada flora, fauna, manusia dan cuaca hanya dapat dilihat, jika prosesnya sudah berjalan cukup jauh. Namun tidak akan dapat dibuat peramalan mengenai sebuah skenario akhir dari proses ini. Model-model yang dibuat untuk kawasan yang berbeda-beda di dunia, hanya menggambarkan kemungkinan perubahan iklim, cuaca dan persyaratan kehidupan. Untuk dapat membuat model menyangkut kemungkinan perubahan iklim global, para peneliti kembali ke sejarah iklim dunia. Mereka memrogram model komputernya untuk dapat membuat simulasi situasi iklim, yang dahulu pernah menjadi kenyataan. Data sejarah bumi termasuk iklimnya dari zaman purbakala diperoleh dari pengeboran sedimen di lautan dan samudra atau lapisan es di kawasan Antartika. Dalam tahun kutub internasional ini, juga akan dilakukan berbagai proyek untuk memperoleh data sejarah dan proses perubahan siklus iklim bumi. Dari lapisan bumi yang didapat dari hasil pengeboran, ibaratnya dapat dibaca bagaimana situasi masing-masing zaman. Misalnya dari inti bor yang berumur sekitar lima juta hingga 1,8 juta tahun lalu, yakni yang disebut era Pliosen dalam sejarah geologi, dapat diperoleh data yang menjelaskan kondisi Bumi saat itu. Haug lebih lanjut menjelaskan :“Di zaman geologi Pliosen terlihat fenomena pemanasan global, jauh lebih tegas dari saat ini. Jadi ini merupakan analogi geologi sebuah dunia, dimana samasekali tidak terdapat lapisan es di seluruh belahan utara. Dan saya yakin, ini sebuah dunia yang kondisinya akan kita capai pada abad ini. Dan pada abad mendatang, diperkirakan bahkan akan terlampaui, dimana seluruh sirkulasi samudra dapat mengalami perubahan.“

Wednesday, August 08, 2007

Donwload Wallpaper


Jika anda ingin wallpaper DragonBall, silakan download disini:

  • Download1

  • Download2

  • Download3

  • Download4

  • Download5

  • Download6

  • Download7

  • Download8

  • Download9

  • Download10

  • Download11

  • Download12

  • Download13



  • Jika anda ingin wallpaper Spiderman, silakan download disini:
  • Download1

  • Download2

  • Download3

  • Download4

  • Download5

  • Download6

  • Download7

  • Download8

  • Download9

  • Download10

  • Download11

  • Download12

  • Download13

  • Download14

  • Download15

  • Download16

  • Download17

  • Download18

  • Download19

  • Download20

  • Download21

  • Download22


  • Monday, August 06, 2007

    Satu Hati Dua Cinta

    Suatu hari, Fudhail bin Iyad, duduk memangku anaknya yang berusia empat tahun.Sesekali dia mencium pipi anak itu sebagai ungkapan rasa sayangnya.Melihat kasih sayang yang ditunjukkan sang ayah, anak tersebut selanjutnya dengan polos bertanya,”Ayah, apakah engkau mencintai aku?”.
    Fudhail kaget mendapatkan pertanyaan seperti itu dari anaknya.Dia kemudian menjawab,”Ya, anakku.Tentu, saja ayah sangat mencintaimu,”.
    Sang anak kemudian melanjutkan pertanyaannya,”Apakah engkau mencintai Tuhan?” Fudhail kembali mengungkapkan jawaban yang sama,”Ya.”
    Mendengar jawaban anaknya, ternyata pertanyaan sang anak tidak berhenti sampai disistu.Dia kemudian kembali bertanya,”Berapa hati yang ayah miliki?”
    Dengan rasa penasaran yang menggunung akan maksud pertanyaan anaknya, Fudhail kemudian berkata,”Satu.”
    Sang anak kemudian bertanya lagi,”Dapatkah ayah mencintai dua hal dengan satu hati?”.Saat itu pula Fudhail terhenyak.Ia sadar yang berbicara bukanlah anak kecilnya yang lugu, melainkan zat Yang Mahakuasa.Merasa malu, ia mulai memukuli kepalanya dan bertobat.Sejak saat itu, ia hanya persembahkan hatinya untuk Tuhan.

    Dari: Kisah Teladan

    Sunday, August 05, 2007

    Bahasa Tubuh Pembohong


    Bahasa Tubuh
    DR. Paul Ekman spesialis tentang ekspresi muka, emosi dan kebohongan mengatakan bahwa cara paling mudah mengenali pembohong adalah lewat bahasa tubuhnya. Karena menurutnya orang yang berbohong cenderung bersikap kaku dan tidak banyak bergerak. Kalaupun bergerak cenderung tidak lazimnya.
    Mata, katanya, bisa menjadi sumber informasi, karena pembohong mencoba untuk menghindari sebanyak mungkin kontak mata dengan korbannya.
    Selanjutnya, gerakan jari dan tangan bisa juga dipakai sebagai acuan. Menurut Pak Paul, tanpa sadar sang pembohong seringkali menyentuh muka, wilayah tenggorokan dan mulutnya sendiri, dan terkadang juga menggaruk-garuk hidung atau belakang telinga. Meskipun enggak gatel.
    Salah Tingkah
    Lainnya adalah soal kontradiksi kondisi emosi si pembohong atau singkatnya SALTING! Salah Tingkah. Biasanya ungkapan emosi dan tingkah laku dari sang pembohong, tidak lazim. Atau tidak nyambung dengan emosi. Misalnya saja dari mulutnya terlontar kata-kata manis tapi di saat yang sama raut mukanya terlihat kemarahan atau tegang. Selain itu ekspresi mulut penipu terlihat terbatas dan kaku.
    Hal lain yang perlu juga diperhatikan adalah interaksi dan reaksinya. Orang yang merasa salah (dan menutupi kebohongan) cenderung bersikap defensif atau pasang jurus membela diri. Belum-belum dia sudah merasa akan diserbu. Pembohong biasanya merasa enggak nyaman berhadapan dengan orang yang dibohonginya. Posisi tubuhnya juga cenderung menyampingi lawan bicaranya. Ditambah lagi, tanpa sadar dia terkadang meletakkan barang atau apapun juga di antara kamu dan dia. Secara tidak sadar itu semacam cara memberi pembatas atau benteng.
    Monoton dan Datar
    Yang juga perlu diperhatikan kalau mau mengenali orang berbohong adalah mengenai isi dan konteks cerita yang disampaikannya. Jawaban si pembohong biasanya akan mengulang kata-kata yang kamu tanyakan. Misalnya saja kamu tanya: "Kamu mengambil kue Brownies dari lemariku yah?"
    Dia yang nyikat Browniesmu akan berkelit dan jawab, " Enggak...aku enggak ngambil Brownies dari lemari kamu." Dan ketika ditanyai sesuatu, biasanya si pembohong akan berusaha menjelaskan jawabannya sampai sedetil-detilnya untuk meyakinkan kamu.
    Kata Paul Ekman, nada suara si pembohong juga seringkali monoton dan datar, serta jawabannya terdengar seperti dumelan pelan.
    Taktik Memergoki
    Nah taktik lain untuk bisa memergoki dia berbohong atau tidak. Ketika sedang ngebahas topik yang "meragukan" itu (contoh Brownies tadi ) dengan orang tersebut, cobalah mendadak ganti topik lain. Pembohong yang sedang gerah .. akan merasa lega dan tertolong dengan perubahan topik. Tapi sebaliknya orang yang jujur, akan mempertanyakan sikapmu yang cepat berganti topik. Si jujur akan merasa terganggu dan bertanya kepada kamu, kenapa kamu mendadak ganti topik baru.
    Nah itulah kurang lebih aspek-aspek yang bisa kamu perhatikan untuk mengetahui apakah seseorang berbohong atau tidak, yang ditulis DR. Paul Ekman. Sebagai penutupnya Pak Paul juga berpesan " Pada umumnya kita ada pilihan dalam hidup, kalau kita memilih untuk curiga terus dalam hidup mungkin hidup kita tidak akan teralu menyenangkan tapi kita tidak akan sering dibohongi. Atau kita bisa hidup dengan percaya ke sekeliling dan biasanya hidup akan lebih menyenangkan, tapi kadang kita harus mengalami kekecewaan karena mengetahui kita telah dibohongi".
    Kalangan yang kemungkinan bisa kamu percaya adalah keluarga dan teman. Lebih baik kamu percaya mereka daripada mencari-cari kebohongan terus-menerus.

    Sumber Artikel dari: http://www.ranesi.nl/

    Thursday, August 02, 2007

    Funny Mathematic

    Beginilah hasilnya kalau sudah pusing mengerjakan soal matematika.Yang ada hanya jawaban yang ngawur.











    Followers

    money online © 2008 Template by Dicas Blogger.

    TOPO